ilustrasi

 

PALEMBANG As SAJIDIN.Com — Meski Hari Raya Idul Fitri 1438 H masih terbilang dua pekan  lagi, namun di sejumlah kawasan di Palembang mulai ramai dengan penjual dan pembuat  keranjang parcel Lebaran.
Di kawasan Lemabang, Kecamatan Ilir Timur II misalnya, penjual mulai kebanjiran order pesanan. Pasalnya, selama Ramadhan, permintaan keranjang parcel tersebut terus mengalami  peningkatan.
Ayu Lestari pemilik toko parcel di Pasar Lemabang yang di jumpai As Sajidin kemarin (8/6 ) mengatakan, tokonya sudah mulai memasok keranjang parcel Lebaran sejak beberapa hari lalu, dan pihaknya pun sudah berupaya menambah pasokan keranjang parcel. Menurut Ayu,
omset yang ia peroleh dari penjualan parcel ini pada hari biasanya hanya menyentuh angka Rp 1.800.000 perhari. Namun memasuki puasa dan hari raya, omsetnya pun mampu menembus kisaran Rp 4.000.000 sampai Rp 5.000.000 perhari.
Khusus pedagang lainnya, Ayu menambahkan bisnis penjualan keranjang parcel memang ramai  saat Lebaran, Natal dan tahun baru. Pada saat moment-moment khusus seperti itu, pedagang  kerap meraup untung yang cukup besar dari bisnis musiman ini. “ Kalau saya tidak, saya memang berjualan di sini sejak tiga tahun lalu. Hanya saja,
menjelang lebaran dan hari raya lainya saya mendapat berkah lebih banyak. Pasalnya, pada hari-hari biasa, keranjang parcel jarang dilirik pembeli, kecuali keranjang parcel pernikahan. Sementara, mendekati Lebaran, saya bisa menjual ratusan keranjang parcel dengan harga variatif, “ ungkapnya.
Lebih lanjut Ayu menuturkan, bila untuk harga satu parcel yang di jual di toko nya sangatlah bervariasi, rata-rata di atas Rp 150.000 hingga Rp 1.000.000 tergantung dari
isi parcel dan permintaan pelanggan. “ Menjelang H-7 lebaran parcel biasanya kian di buru. Untuk mensiasati hal itu, saya tidak  mengutamakan pakaian dan sebagainya. Saya justru memperbanyak beragam kebutuhan pokok
seperti kue kering, cokelat, minuman kaleng dan makanan ringan. Kalaupun tidak seramai tahun lalu, kan saya tidak terlalu rugi. Karena kebutuhan pokok seperti itu masih bisa di jual pasca hari ray. Berbeda dengan pakaian,kan tidak setiap saat orang membeli pakaian, “ cetusnya sembari tersenyum kecil. (*)

Penulis: Jemmy Saputera

Comments

comments

Lazada Indonesia
SHARE