Foto: Mahir : Uang rupiah baru

design-hut-ri-online-745145

PALEMBANG, AsSAJIDIN.Com — Isu di media sosial mengenai penolakan uang rupiah baru di Arab Saudi tentu membuat sebagian orang gusar, terutama jamaah haji.

Salah satu pegawai Bank BRI Syariah, Leswan mengomentari soal isu ini. Dirinya mengatakan kemungkinan diluar negeri belum update mengenai uang baru kita. Namun sampai saat ini belum ada nasabah yang berangkat haji atau umroh dari kita memberikan komplain mengenai penolakan untuk menukar uang rupiah yang lama. “Ini kan isu di medsos, tapi sampai saat ini belum ada komplain tentang penolakan ini dari jamaah kita” ujarnya.

Menanggapi tentang hal ini, Kakanwil Kemenag Sumsel Al Fajri Zabidi enggan berkomentar. “Kalo itu saya no comment ya” jawabnya singkat.

Dilansir dari Republika, seorang netizen bernama Dee Abdurrahman mengaku mengalami penolakan saat ingin menukarkan uang rupiah baru ke mata uang dolar AS. Melalui akun Facebooknya, dia mengungkapkan keluhannya tentang legalitas uang rupiah baru di luar negeri.

“Uang baru hanya berlaku di Indonesia saja. Saya kemarin di Hong Kong dan Singapura tidak bisa ditukar,” kata Dee.

Kejadian yang sama juga dialami netizen lainnya Yanto. Dia mengatakan, istrinya kesulitan menukarkan uang rupiah ke riyal saat melakukan ibadah umroh beberapa waktu yang lalu. “Mereka nggak mau nerima uang rupiah baru, maunya uang rupiah lama,” kata Yanto.

Jelas, ini masalah. Kalau rupiah lama diterima, mengapa yang baru ini tidak? (*)

Penulis: Mahir

Comments

comments

Lazada Indonesia
SHARE